<body bgcolor="#000000" text="#000000">
dunia di musim hati




Nirwala: Ranjana Chakra

Sepasang bintang singgah sejenak di dekat papan penunjuk arah, dengan mata mata yang resah mencari ekor mereka yang melepaskan diri meski tidak terancam mati. Adakah ia pergi berkendara awan yang tak lazim memisahkan diri dari gerombolan debu mendung yang bergerak menuju gerbang kotaraja siap melontarkan panah-panah kristal es pada dinding batu mencoba meruntuhkan congkak yang tersisa dari kaisan makanan basi yang tercampak di latar-latar lapang?

Sang langkah sempat tegun sesaat, sekejapan mata elang yang tak lagi nyalang meski tak sepotong nyawa pun lepas oleh rengkuhan cakramnya. Dimanakah kini hamparnya ladang bunga matahari?

[24.03.2005]





Kepada Pena di Kepala

Kutulis renjana terik saat gerimis
Barisan huruf jadi kata jadi laksa
Tepian bukit di sisi jalan raya terbuka pun jadilah segenap dunia
Letupan kawah dan geseran lempeng bumi tak lagi bawa duka
Tinggal kemana melangkah kaki kita setelah ini
Semoga bukan pergi ke surga yang tak pernah ada

[08.03.2005]




navigasi
narasi

Puisi demi puisi berjalan bersama waktu. Kuning-hijau-biru-ungu berbuku-buku. Ketika kuasa tak ayal direngkuh, melainkan lelah dan jenuh. Berbait-bait puisi tercipta dengan tinta peluh. Lalu cinta disua pada suatu masa. Cinta yang lemah dan juwita, cinta yang berkuasa. Seketika berbait-bait puisi tercipta dengan tinta merah jingga. Puisi-puisi itu adalah monumen. Yang disebar di batas-batas wilayah kuasa. Disebar di muka dunia nan maya. Atas nama cinta.

[Jakarta, Juni 2002]


Arsip
tentang

Agung Yudha
Agung Yudha

Lahir di Bandung bulan Juli 1976. Selain menulis sajak dan prosa, juga menulis untuk jurnal dan surat kabar serta menjadi periset dan editor lepas. Sajak-sajaknya dimuat antara lain dalam antologi puisi Dian Sastro for President (AKY-Bentang, 2002), Dian Sastro for President #2: Reloaded (AKY-Bentang, 2003), antologi puisi Temu Sastra Jakarta Bisikan Kata Teriakan Kota (Dewan Kesenian Jakarta - Bentang, 2003), antologi Maha Duka Aceh (PDS HB Jassin, 2005) serta milis Penyair, Musyawarah-Burung, Hitam-putih, dan Bumimanusia.

beberapa karya foto bisa dilihat di situs DeviantArt


komune
sindikat
basabasi

spanduk

content and layout © 2004 Agung Yudha

background image by 'dedidude' courtesy of DT Xtreme

menyalin/menerbitkan materi dalam situs ini di media lain harus dengan sepengetahuan pemilik situs.